Menkominfo Sedang Mencari 6 Startup Terbaik Guna Membantu 500 Desa Terpencil

Menkominfo Sedang Mencari 6 Startup Terbaik Guna Membantu 500 Desa Terpencil

Berita Gembira, Menkominfo Sedang Mencari 6 Startup Terbaik Guna Membantu 500 Desa Terpencil

Sejak tahun 2015, yakni satu tahun yang lalu, Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) Republik Indonesia telah membuat program pembangunan desa, tetapi program pembangunan desa tersebut bukan seperti yang ada pada umumnya, melainkan lebih mengarah ke pengaksesan internet.

Nama program tersebut adalah Desa Broadband Terpadu. Dengan program tersebut, Kemenkominfo berusaha untuk memberikan akses internet berbasis broadband, aplikasi yang sesuai untuk masyarakat yang ada di 50 desa tertinggal, dan penggunaan perangkat pada smartphone.

Penggunaan aplikasi di smartphone tersebut ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup penduduk di desa-desa yang menjadi bagian dari peserta pembangunan desa tersebut.

Akan tetapi, pada saat prosesnya, program tersebut tidak dapat berjalan dengan baik. Menurut Menkominfo Rudiantara, kementrian tidak hanya sebatas memberikan ketiga hal yang telah disebutkan diatas.

Rudiantara menuturukan pengalamannya ketika melakukan sosialisasi aplikasi mFish di Lombok, dan masyarakat di sana membutuhkan setidaknya enam kali pendampingan agar bisa memanfaatkan serta menggunakan aplikasi tersebut.

Rudiantara juga mengatakan apabila tidak demikian, maka kuota internet akan langsung habis karena digunakan untuk nonton dangdut di Youtube.

Nah, karena alasan itulah, Kemenkominfo meluncurkan sebuah program lanjutan yang diberi nama Solusi Desa Broadband Terpadu.

Program ini berbeda dengan program sebelumnya, karena Kemenkominfo secara resmi mengajak seluruh startup yang ada di Indonesia untuk turut bergabung dan membantu untuk menjalankan program ini.

Dengan demikian diharapkan dapat memberikan solusi yang baik untuk mengatasi bermacam masalah yang ada di pedesaan.

Tentunya terdapat alasan lain mengapa Kemekominfo juga menarik para startup untuk membantu dalam program yang sangat positif tersebut. Salah satu alasan tersebut adalah saat ini sudah banyak sekali startup-startup yang bermunculan di Indonesia.

Tentunya kemunculan startup yang demikian itu bukanlah tanpa sebab. Salah satu sebab utamanya adalah ide-ide kreatif dan inovatif yang dimiliki oleh para pemuda dan pemudi Indonesia.

Mulai dari peningkatan produktivitas hingga solusi keamanan

Dalam program Solusi Desa Broadband Terpadu, Kemekominfo ingin mencari solusi untuk beberapa kategori, tepatnya 4 kategori, yakni layanan keamanan, layanan kesehatan, layanan keselamatan, dan mata pencaharian yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas.

Kemekominfo juga memaparkan jika keempat kategori tersebut juga harus bisa diterapkan di desa nelayan, desa petani, dan desa pedalaman.

Karena keempat kategori ini dapat dikatakan cukup sulit untuk diterapkan di ketiga desa tersebut, maka para startup wajib untuk mengajukan sesuatu hal yang mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya yang mahal, tetapi mencakup keempat kategori tersebut.

Memang terdengar cukup susah. Kemenkominfo juga berencana untuk menerapkan solusi dari startup yang telah lolos seleksi ke 500 desa tertinggal di Indonesia.

Daftar dengan video singkat (3 menit)

Setiap startup yang ingin turut serta dalam progam Kemenkominfo ini diharuskan untuk membuat sebuah video yang berdurasi tiga menit dan video tersebut harus sudah terunggah di YouTube selambat-lambatnya tanggal 20 Mei 2016.

Kemudian pada tanggal 28 Mei 2016, Kemekominfo akan mengungumkan 50 startup terbaik yang berhak melanjutkan ke babak Improvisasi Ide.

Pada babak Improvisasi Ide, Kemenkominfo akan menyeleksi kelima puluh startup tadi dengan tes wawancara melalui Google Hangout dan menilai kesiapan terhadap produk yang dibuat. Pada tahap ini, Kemekominfo memilih 25 startup dan akan mengikuti bootcamp mulai tanggal 15 hingga 21 Juni 2016.

Kemudian pada tanggal 22 Juli 2016, para dewan juri akan menentukan keenam startup terbaik untuk menerapkan solusinya ke desa-desa tertinggal mulai tahun ini hingga 2019.

Leave a Reply